Senin, 26 Desember 2011

Mengadu Tangan dan Pena di Pucak, Maros


“Tok! Tok! Tok! Assalamu alaikum..”
                Tidak ada jawaban. Yang ku dapati malah sarang laba-laba yang menghiasi sudut-sudut ruangan di blog ini. Lama tidak dibuka sih. Ku langkahkan kaki menuju ke percikan cahaya di depan sana. Tiba-tiba “Brakk!” pintu blog ini tertutup sendiri. Aku terkejut tak karuan. Sepoi-sepoi ku rasakan angin berhembus. Ternyata dari jendela yang terbuka di depan ku. Sejuk.

*Jiaah.. mentang-mentang baru pulang TOWR FLP :D
- Emang kenapa? Ini kan namanya langsung mengamalkan ilmu yang kita dapat
* Tapi nggak gitu-gitu juga kalle..
- Lhaa.. trus gimana dong. Masa dibiarin begitu aja?
* Nggak juga, sih. Tapi kan... Eh eh tunggu dulu apa-apaan ini, bukannya tadi mau bagi pengalaman TOWR. Ya udah, nanti dilanjut deh debat nya ^^

Ehm, betul sekali yang dikatakan * tadi kalo aku baru aja pulang dari TOWR (lebay banget). TOWR yang diadakan FLP SULSEL itu lho. Banyak banget hal, peristiwa, dan even yang tidak akan pernah aku lupakan. Tidak akan pernah. Tidak akan. Tidak!
Awalnya sih aku nggak semangat banget pergi. Maleees banget, tapi aku heran kok dulu nya aku ngotot ikutan. Hmm, ya udah berangkat aja. toh, aku juga belum pernah ke Pucak Maros. Dasar!.  Lagian aku juga bisa kenalan ama teman-teman baru. Dan berangkat lah aku bersama teman-teman lain dari kontingen UNHAS, di antaranya kak Ussy dan kak Kiki.
Perjalanan sekitar 3 jam. Perjalanan bagaikan berdisko di tengah sawah. Jalanan tidak bersahabat. Alhamdulillah sampai dengan selamat dan basah kuyup. Hujan kan?! Setelah itu berkumpul di aula. Aku duduk memangku lutut. Tiba-tiba ada yang manggil, “Amel!”, aku balik dan ternyata... “Hasna, astaga kenapa nda bilang ikut juga?” sumpah pertanyaan ku ini abal sekali. Aku menyesal. Dan disinilah aku dan Hasna, teman SMA ku di SMANSA Maros, memulai hari di TOWR.
Wisma. Tempat yang sangat ku rindukan untuk melepas lelah. Sampai juga di sana. Tapi, setelah shalat magrib dan isya. Kita kembali ke aula untuk materi pertama oleh...... Bunda Pipiet Senja. Alhamdulillah bisa bertemu beliau. Sang motivator. Itu kesan pertama yang ku dapatkan dari beliau. Huaaaah senang.. senang.. senang.. Yang dapat menarik perhatian ku dari beliau dan sampai sekarang tidak bisa ku lupa adalah mujahid pena dan teror menulis. Yeah!
Hal yang berturut-turut kami lakukan, kau tahu? Aula-wisma-aula-wisma dan aula-wisma-aula-wisma. Iyya, soalnya aula dan wisma memiliki jarak yang cukup jauh. Tapi tak apa. Semangat saja. Hmm, di wisma sebelum tidur. Disini lah pertemuan kami dimulai. Ya, kami. Kami : aku, Hasna, K’ Fia, K’ Dewi, Hikmah, Aliah, dan K’ Iis. Mereka teman-teman pertama yang akrab dengan ku sejak TOWR ini. Menyusul satu lagi Kio. Kami langsung akrab. Tertawa, bercanda, tukar novel, banyak lagi. Dengan mereka juga lah aku ‘take some pictures’, foto-foto coy. Senang :D

Oiya, yang paling senang, aaku bertemu dengan penulis favorit aku banget, Kak Gegge Mappangewa. Ya Rabb, makasih telah dipertemukan dengan kakak itu. Novel pertama yang bisa bikin aku menghapus air mata. Judul nya CUPIDERMAN 3. Lucu kan judulnya, tapi ironis sekali kalo novel ini malah membuat aku menangis! Hahaha... karena memang ceritanya sedih banget nanti akhirnya. Padahal, awal membaca novel ini aku sampai tertawa terbahak-bahak. Bagus! Amazing!
Aku tidak pernah menyangka akan seru seperti itu acara nya. Aku senang dan bahagia bisa termasuk di salah satu peserta TOWR FLP Sulsel kali ini. Banyak ilmu, motivasi, pengalaman, dan wawasan yang aku dapat. Teman-teman yang gokil abis, membuat aku juga jadi gokil terluntang-luntang. Apalagi mereka yang telah disebutkan namanya tadi. Hehehe ‘-‘v
Perjalanan pulang itu sebenarnya lebih menyeramkan. Malam, jalan agak licin habis hujan, jalan berlubang-lubang, di tengah hutan, di antara sawah, gerimis, berkelok. Aku sedikit tegang, tapi dengan menundukkan kepala di tangan sambil berdzikir dalam hati bisa mengusir kegalauan dalam hati. Alhamdulillah sampai di rumah tanpa ada yang kurang, kecuali teman-teman dan canda tawa mereka :’)
Berat berpisah, namun ku yakin di luar sana, ketika telah jadi penulis kelak (Amin!), kami akan berkumpul lagi J.

Sabtu, 26 November 2011

Happy Islamic New Year!!!

Kita telah memasuki tahun ke 1433 pada kalender tahun Hijriah. Sekali lagi aku mengucapkan "Happy Islamic New Year". Semoga Allah SWT. senantiasa mencurahkan rahmat dan ridho-Nya kepada kita semua. Hendaklah kita merayakan tahun baru ini dengan kegiatan yang berguna, MUHASABAH. Melihat cermin diri, apakah kita telah melakukan yang benar? Apakah kita telah menyiapkan segalanya untuk 'kemudian hari'? Adalah suatu kemuliaan bagi diri kita, apabila kita sendiri mau menyadari, mau berusaha untuk melakukan hal yang positif, menjauhi yang negatif, dan yang paling penting dapat membedakan yang positif dan negatif itu sendiri. Semoga kita termasuk ke dalam golongan hamba-Nya yang bertaqwa. Amin!

LAZY mode : ON

Sebenarnya ini waktu yang tepat untuk mengerjakan seonggok tugas yang menumpuk sejak minggu lalu. Sore yang dingin karena abis hujan. Tapi, entah kenapa jari-jari ku malah tergerak untuk mengetik entri baru di blog ini. hoooooaahh -_-Zzz ngantuk pula. ada banyak sekali yang harus dikerjakan. Laporan, TP, tugas rumah, sudah.. sudah.. semakin aku memikirkannya, semakin mengantuk diriku. Baiklah, aku ingin sedikit bercerita tentang tugas ku yang satu ini. Aku disuruh mengetik dengan mesin ketik! Coba bayangkan! Dan sampai saat ini, aku belum juga mendapatkannya. Keadaan ini pun membuat aku ingin bernyanyi. "Kemanaa... Kemana... Kemana... Ku harus dapat meesin keetik", ckckck dasar aneh! Ehm... sekian entri ku kali ini. Semoga pembaca bisa mengerti dan membantu ku mencari mesin ketik. *sungguh entri yang amat sangat tidak penting sekali >.<
Oh iyya, aku jadi teringat sesuatu. Waktu ingin mengerjakan tugas kimia, aku mendapati syair yang sebenarnya tidak indah dan puitis, malah jauh dari itu. Isinya seperti ini. . .

 “Cuma sebegitukah usahamu?”

Yang suruh usaha siapa? Kamu!
Yang suruh tenang siapa? Kamu!
Yang suruh bertahan siapa? ......?

Tidak ADA!

Kamu kira saya mundur?

Saya bertahan!

Tapi saya usaha. Kamu tidak!
Saya mau bilang kamu ‘traitor’
Tapi kamu bukan ‘traitor’

Baru sebulan begini
Sikapmu sudah begitu!

Apalagi bertahun-tahun

Kamu kenapa orang?

Ngobrol biar jelas!


Aduuh aduuh -,- aku juga tidak tau ini apa. Puisi, bukan. Syair, bukan. Pantun, apalagi. Cerpen, lebih-lebih. Novel, ah berlebihan. Ehm, tapi sepertinya ini termasuk  ke golongan ‘curcol’ wokwokwok - o – dasar Amel! Kuliah malah sempat-sempat curcol! *Plak!!! Itu hukuman bagi yang tidak fokus. Lain kali fokus ya Mel. Ckckck mahasiswa jaman sekarang. ADA-ADA saja -_-“

Kamis, 17 November 2011

My first writing!!

Ini tulisan pertama di blog baruku (haha kayak orang katro aja). Harusnya di tulisan pertama di blog ceritanya tentang yang menyenangkan. Ah.. itu tidak berlaku bagiku karena saat ini lagi galau and dilemaa begete! sumpah! Makanya saat ini aku speechless :-x lanjut lain waktu yah!