Judul lagu lagi nih. Demen banget ya aku posting lagu. Nggak gitu friend. Ehm, ini lagu dipopulerkan oleh Chrisye dalam soundtrack film Catatan Si Boy. Eh, diarasemen ulang ama Shandy Sandoro. Walaupun lagu lama, coba deh perhatikan kata demi katanya, pasti keren. Menceritakan tentang hara-huru kehidupan bak kota metropolitan. Ada yang sedih, ada yang senang. Ironis banget lah pokoknya. Ayo ayo silakan dilihat. . .
Anak jalanan kumbang metropolitan
Selalu ramai dalam kesepian
Anak jalanan korban kemunafikan
Selalu kesepian di keramaian
Selalu ramai dalam kesepian
Anak jalanan korban kemunafikan
Selalu kesepian di keramaian
Tiada tempat untuk mengadu
Tempat mencurahkan isi kalbu
Cinta kasih dari Ayah dan Ibu
Hanyalah peri yang palsu
Tempat mencurahkan isi kalbu
Cinta kasih dari Ayah dan Ibu
Hanyalah peri yang palsu
Anak perawan kembang metropolitan
Selalu resah dalam penantian
Anak perawan korban keadaan
Selalu menanti dalam keresahan
Selalu resah dalam penantian
Anak perawan korban keadaan
Selalu menanti dalam keresahan
Tiada restu untuk bertemu
Restu menjalin hidup bersatu
Kasih sayang dari ayah dan bunda
Hanyalah adat semata
Restu menjalin hidup bersatu
Kasih sayang dari ayah dan bunda
Hanyalah adat semata
Anak gedongan lambang metropolitan
Menuntut hidup dalam kedamaian
Anak gedongan korban kesibukan
Hidup gelisah dalam keramaian
Menuntut hidup dalam kedamaian
Anak gedongan korban kesibukan
Hidup gelisah dalam keramaian
Tiada waktu untuk bertemu
Waktu berkasihan dan mengadu
Karena orang tua metropolitan
Hanyalah budak kesibukan
Waktu berkasihan dan mengadu
Karena orang tua metropolitan
Hanyalah budak kesibukan
Anak jalanan metropolitan
Anak jalanan metropolitan
Anak jalanan metropolitan