Kamis, 05 Januari 2012

Dan Kini Tidur ku Tersenyum ^-^


Baru saja aku melewati masa-masa kritis sebagai seorang galauers. Kau tahu kan masa-masa kritis seperti apa? Tentu saja, habis hujan terbitlah pelangi. Setelah jatuhnya titik-titik air, pelangi berbentuk setengah lingkaran pun tersungging di bibir indah itu.

Menjadi seorang galau-ers itu banyak sekali pelajaran yang didapatkan. Belajar sabar, belajar ikhlas, belajar konsisten, belajar mencintai diri sendiri. Dan arti galau itu sendiri, menurut KBBI, galau, bergalau, sibuk beramai-ramai; sangat ramai; kacau tidak (keruan). “heh? Apa hubungannya?”
Tapi friends, disini aku tidak bicara tentang galau. Tapi tentang sesuatu yang kadang menjadi penyakit sebagian ABG, remaja, atau sejenisnya. Sedikit opini nih, baca ya:

“I think, loyalty with someone is not important. Also love. It’s not a luxury thing.  It doesn’t have meaning at all. Someone will never care with your loyalty, your love. If you decide to be loyal with someone, please, be careful. Your heart will be dangerous and full of threat. Most of them will not care with your loyalty. Aaah, confidence. It also not important at all. If you are believing someone, please, be careful. It doesn’t mean that they will keep your confidence too. Please girls, don’t ever trust ‘them’ 100%. I’m afraid with your health. Something bad will happen, for examples, there are tears will fall, your chest is like narrow. But, on the other hand, we still have chance to repair all thing bad. But sometime, most of us can survive with this condition (like me) after be hurt. It because. . . . we are really love them. Really. . . really love him."

Setelah melewati semua galau, tears, bahkan marah-marah nda jelas, malam ini pun aku bisa tertidur dengan tersenyum. Aku tahu dan aku percaya, Allah itu tidak mendatangkan dia di setiap hari ku, tapi Allah mendatangkan dia di puncak kehampaan ku, puncak keputus-asaan ku yang selalu diiringi do’a kepada-Nya. Disinilah saat kritis ku, Allah mendatangkan dia, seakan-akan aku telah diinjeksikan suntikan semangat. Dan kau tahu, aku berhasil menyelesaikan proyek yang seharusnya besok baru jadi, tapi karena aku semangat dan tersenyum, aku menyelesaikannya secepat ini. Makanya, kita harus semangat dan selalu husnuzan, positive thinking for what you face at that time. Semangad semangad \(^_^)/ (senyum2 nda jelas) -_-a

Tidak ada komentar:

Posting Komentar