Minggu, 31 Maret 2013

Kutipan dari “perjalanan sang nabi” Khahlil Ghibran !



Apabila cinta memanggilmu, ikutlah dengannya, meski jalan yang akan kau tempuh terjal dan berliku dan perih menunggu…

dan apabila sayap-sayapnya merengkuhmu, pasrahlah serta menyerahlah, meskipun pedang yang tersembunyi di balik sayap itu akan melukaimu….dan jika dia bicara kepadamu, percayalah, walau ucapannya itu membuyarkan mimpimu…bagai angin utara memporak-porandakan taman…sebagaimana ia memahkotaimu, cinta juga akan mengekangmu.  sebagaimana ia menumbuhkan kuncup dedaunanmu, maka ia juga memotong akar-akarmu.

sebagaimana ia membumbung, mengecup puncak-puncak ketinggianmu, membelai mesra ranting terlembut yang bergetar dalam cahaya mataharimu, demikian pula ia menghunjam akar-akarmu,mengguncangnya dari ikatanmu dengan tanah….

bagaikan butiran-butiran pasir kau diraihnya…

namun jika dalam kecemasan hanya ada ego dan kesenangannya yang kau cari dalam cinta, maka lebih baik kau menutup tubuh….dan menjauh dari cinta….memasuki dunia tanpa musim…dimana kau tergelak tanpa tawa….menangis tanpa air mata….

cinta tidak akan memberikan apa-apa….kecuali keseluruhan dirinya..dan ia pun tidak mengambil apa-apa dari kita kecuali dari dirinya sendiri…cinta tak memiliki dan dimiliki, karena cinta telah cukup untuk cinta…kita tidak dapat menentukan arah cinta kita ini…karena cinta..apabila sudah menjatuhkan pilihan pada kita. dialah yang menentukan perjalan hidup kita…

cinta tidak punya hasrat, selain mewujudkan maknanya sendiri.  namun bila kita mencintai berbagai hasrat, maka wujudkanlah dia demikian :

meluluhkan diri….mengalir bagaikan anak sungai…..yang menyanyikan lagi persembahan malam…..mengenali kepedihan kemesraan yang terlalu dalam…merasakan luka akibat pengertianmu sendiri akan cinta….

dan meneteskan darah dengan rela dan sukacita….bangun fajar subuh dengan hati seringan awan, mensyukuri hari baru dengan rasa penuh sinar kecintaan…..istirahat di terik siang merenungkan puncak-puncak getaran cinta,  pulang di kala senja syukur di rongga dada….. kemudian tidur dengan doa bagi yang tercinta dalam hati, dan sebuah nyanyian puji syukur tersungging senyum dibibir…

jangan jadikan cinta ini sebagai belenggu antara kau dan aku…biarkan cinta ini bergerak bagaikan gelombang yang lincah…..mengalir antara pantai kedua jiwa…….

cinta……

bernyanyi dan menarilah bersama-sama dalam segala suka dan duka, dan sisakan ruang bagi masing-masing untuk menghayati ketunggalannya….

Dawai-dawai kecapai punya nada sendiri-sendiri….meskipun digetarkan oleh petikan tangan yang sama….

Berikan hati namun jangan saling menguasainya, sebab hanya tangan kehidupan yang mampu mencukupi….pohon jati dan pohon cemara, masing-masing tidak pernah tumbuh di bawah bayangan yang lain…..

kita tak dapat mengartikan cinta yang kita rasakan saat ini…..

kita hanya pemain dalam sebuah permainan…..

bukan permainan cinta
bukan pula permainan hidup….

kerana cinta bukan main-main….

Apakah kau bidadari di kesunyian itu…..mengetuk hasratku tuk menjamahmu….seiring wangi harum nafas tubuhmu…yang menghampar di permadani….selembut tangan-tangan malaikat surga.

Sabtu, 30 Maret 2013

Keliling Dunia di Playlist ku ;) !



Aku baru sadar. Setelah sekian lamanya aku punya hape yang penuh dengan lagu-lagu keren, aku baru sadar. Ternyata di playlist ku ini aku menyimpan lagu-lagu dari berbagai Negara, aku jadi bisa keliling dunia lewat playlist ku hahaha

Pertama, kita start di Indonesia. Yaah, lagu-lagu yang ku simpan banyak banget. Ehm, yang merajai adalah lagu ADA band, yeey. Kedua, lagunya ungu ternyata. Masih banyak lagi deh lagu-lagu Indonesia lainnya. Kita berangkat dan mampir ke Thailand, Negara agak tetangga (wkwkwk apa sih). Aku punya lagu OST. Crazy Little Thing Called Love, judulnya ada yang The Star, Date Month Year, ada dua lagi tapi lupa judulnya. kita tinggalkan saja lagu Thailand itu. mari meluncur ke Korea. Kebanyakan yang ku punya sih lagu OST film, kayak OST. My Girlfriend is Gumiho, OST Full House, OST Rooftop Prince, OST Bread, Love and Dreams, ada juga lagu SuJu (warning! Aku bukan K-Popers lho -____-). 

Oke, kita ke Negara selanjutnya.

 Ternyata aku juga punya lagu dari negeri Sakura. Masih OST film. Judul nya Only Human dan 3gatsu 9ka, keduanya OST One Litre of Tears. Melangkah ke Negara berikut, ke Timur Tengah. Aku punya lagu nya Fe Hagat dar Nancy. Menurut Google Translate sih, Fe Hagat itu Bahasa Indonesia nya ‘ada sesuatu’ (kayak Syahrini aja deh -_____-), aah banyak deh lagu Arab ku, judul nya aku lupa.

Ke Negara selanjutnya, capcuss cyiin…

Tiba di Inggris. Aku punya lagu Justin Bieber, lagunya Westlife, ada juga Katty Perry, dan lain nya. Eeh, ternyata aku juga punya lagu dari Negara Taiwan, haha OST juga siih. Dari Film Hotshot. Acieeee…
Akhirnya kita sampai ke bumi pertiwi, Indonesia. Teteeup, yang mendominasi  di playlist ku adalah lagu-lagu Indonesia. Itu karena aku emang cinta banget ama Indonesia (y) acieee :D eh eh beneran lho. Itu artinya aku emang menikmati karya-karya para musisi Indonesia yang emang nggak kalah kok sama lagu-lagu luar. Aku cinta Indonesia laah pokoknya! (y)

Kamis, 28 Maret 2013

Ini Apa Yaa?? -_______-“!

Apakah tidak bisa sekali saja aku bertemu sebelum dia pergi lagi untuk berbulan-bulan berikutnya? Haruskah? T____T

Baiklah tidak bertemu tidak apa-apa, melihatnya sekali saja, bisa?
Baiklah tidak untuk waktu yang lama, 10 detik saja, bisa?
Baiklah, tidak melihat dia seutuhnya tidak apa-apa, hanya melihat dari belakang saja, bisa?
Baiklah bukan untuk jarak yang dekat tidak apa-apa, dari jarak jauh yang menjangkau penglihatan ku, bisa?

Bisa?

Bisa?

Bisa?

Bisakah dia tinggal saja disini? Bisakah dia tetap disini? Bisakah dia selamanya disini walaupun hanya bisa melihatnya, walaupun hanya 10 detik, walaupun hanya dari belakang, walaupun dari jarak jauh yang terjangkau penglihatan ku?
      
      Tidak apa-apa…

Asal aku tidak usah menunggu berbulan-bulan lagi… atau bahkan bertahun-tahun… atau mungkin akan tidak tau sama sekali selama apa aku harus menunggu…

Kau Tahu, aku hampir lelah! 

Hampir saja…

Minggu, 17 Maret 2013

Karena aku sahabat mu yang… !




                “Huh, harusnya kerja kelompok itu musti kerja berkelompok, bukan kerja individu,” ya, itu saja yang aku ribetkan di sore ini. Sambil surfing di internet mencari referensi buat makalah yang harus dikumpul besok. Dan anak itu! anak itu dengan teganya meninggalkan ku dengan amanah yang diserahkannya semua kepada ku. bukan kah itu menyebalkan?? Lebih menyebalkan lagi karena dia pergi untuk urusan pribadi.
^^v

                “Ay, ntar kerja kelompok nya ditunda aja deeh ya,”
                “kenapa emang?” Tanya ku sinis.
                “yaa… gituu… ada acara… hehehe… yah yah yah, please, Ay!” katanya sambil merengek. Kayak anak kecil saja  ┐(︣  _︣  )┌
“Nah trus, ini makalah yang ngerjain siapa? Nggak mungkin ditunda Ciko, dikumpulnya besok! Mana Slide buat presentasi nya belum dibuat lagi. Ga bisa ditunda Cik!”
                “Aya, please, ku mohon! Akuu.. akuu.. maa…” belum sempat Ciko melanjutkan, aku bergegas pergi.
                Dia, sahabat ku. Begitulah dia. Apa-apa mesti aku, apa-apa mesti aku. Tapi aku mauu aja bantuin dia dengan senang hati. Wong aku suka sama dia :D jadinya apa aja deh gak apa-apa. Dasar -___-“
Sampai suatu ketika aku marah banget sama dia. Sebenarnya bukan marah sih, aku kecewa berat sama dia. Kecewa pake banget! Dia telah membuat ku menunggu lama dalam keadaan sendiri, katanya mau kerja kelompok bareng di tempat les. Aku dibuat menunggu sampe malam di tempat les, mana hujan deras, teman-teman yang lain udah pada pulang juga. Siapa coba yang nggak ngeri?? Tapi aku masih mau memafkannya. Wong aku suka dia :D
^^v

“Aya!” sahut Ciko dari arah parkiran. Sebenarnya aku melihat dia, tapi aku pura-pura tak melihat. Aku masih ma… ehm, kecewa sama dia.
“Aya! Dipanggil kok nggak nyahut? Hh.. hh.. “ napas Ciko masih belum stabil. Dia mengejarku sampai keluar gerbang sekolah.
“Aku nggak dengar!” jawab ku singkat. Dan sinis tentunya.
“marah ya, Ay?” aku tidak berani menatap wajahnya, aku yakin dia pasang muka kasihan. Kebiasaannya yang berhasil membuat ku tersenyum melihatnya, karena dia memang lucu ^^.
“Ay, maaf deeh. Pasti ragara kemaren kan?! Aku merasa bersalah banget. Suer!” Coki mengangkat telunjuk dan jari tengah nya. Dan aku masih belum bersuara. Kami terjebak di ruang hampa. Terdiam.
“maaf Ay, janji gak bakal gitu lagi!” Ciko kelihatan serius. Aku mulai mengangkat kepala.
“udah, nggak apa-apa. Itu kan kebiasaan mu. Ingkar janji!”
“ya, maaf deh. Kan udah janji. Makasih Ay!” tangan Coki tampak mulai ingin menjitak kepala ku lagi. Tapi bis ku cegah. Fyuuuh~
“emang semalam kamu kemana?” aku mulai kepo.
“nah, itu dia Ay. Sebenarnya aku juga mau ngobrol sesuatu hal,” Ciko malah celingak-celinguk memastikan tidak ada orang yang mendengar pembicaraan kami.
“gini, aku mau kasih kado buat seseorang. Bingung banget mau kasih apa. Please, bantu yaah,” hmm, pembicaraan Ciko mulai gaje bin enjel. Not clear at all!
“maksud kamu, semalam kamu ga datang karena lagi nyari kado?”
“Ya… nggak gitu juga sih, abisnya ujan dan hape ku ga ada pulsa, jadinya pas pulang beli kado, aku nggak beri tahu kamu. Makanya, aku minta maaf banget, Ay! Please, forgive me!” Hahh?! Cuma buat itu?? tega!!
“Ay, bantuin aku yah. Hmm, sebenarnya aku lagi suka seseorang!”
Glek! Apa tadi katanya?
“iyya Ay, jadi aku pengen kasi kado dan nembak dia. Adik kelas kita yang anak baru, gimana menurut mu Ay?”
Dushtak!!! Suka seseorang??? Adik kelas yang baru??? Aah, iyya, dia memang cantik, pintar, dan berbakat. Tapi, yang suka sama kamu itu… aku! Bukan dia!
“Ay, kok diem? Kamu nggak mau bantuin ya? Padahal aku ngarep banget kamu  bantuin,” aku masih bermain dengan pikiran ku sendiri. Aku masih bermain dengan perkiraan ku sendiri. Bagaimana mungkin ‘aku suka dia suka “dia”, seharusnya ‘aku suka dia suka aku’, iyya kan? Atau itu hanya harapan ku? mungkin itu hanya pikiran ku, kalau dia juga merasakan yang ku rasakan..
“Ay?”
“eh iyya Cik, ohh.. hmm.. iyya, ntar aku bantuin yaah, pulang sekolah ketemu di minimarket di depan rumah ku, disitu banyak kok benda-benda unik yang bisa jadi kado, pokoknya bakal ku pilihin deh kado yang paling bagus, dan nggak bakal deh dia nolak kamu,” kata ku sambil tersenyum…. Dalam hati menangis.
“aaaah, Ayaaaaa! Ai lop yuu puuuul… lo emang sahabat ku yang puaaling mantep.. top markotop di duniaaa!! Aaah, makasih Ayaaa!” Ciko hampir saja mengguncang-guncang badanku. Nyaris.
“iyya, Cikoooo. But, please, don’t ever touch me, right!”
“hahahaha… Aya jelek!”
“kamu tuh jelek! Ble :P” kata ku manyun,” Cik, aku duluan ya. Ntar ingat lho.”
“Otre bozz” sesaat aku sudah berlalu dengan perasaan sesak tak tergambarkan, seperti ada yang menikam di balik senyum nya tadi. Sakit!
“Aya!!!” Tiba-tiba Ciko memanggil ku. aku hanya menggigit bibir. Tidak sanggup berbalik, aku hanya berhenti sejenak.
“kamu baik-baik saja?” tanyanya dari kejauhan.
Aku masih berdiri tanpa berbalik. Ku angkat jari tengah, jari manis, dan jari kelingking ku menandakan ‘oke’. Lalu ku percepat langkah…

Salah kah diri ku ini apabila rasa ini ada di hati ku
Kau memang sahabat ku kau memang teman baik mu
Dan aku jatuh cinta padamu
Sakiti hati ku bila aku melihat kau tak tersenyum
Karena cinta mu sedang terluka
Dia menyakitimu dan aku sakit karena nya
Kau ingin cinta sejati kau ingin ketulusan hati
Biarkan ku nyatakan aku mencintai mu
Biarkan aku datang di dalam hati mu
Biarkan ku akhiri rasa sakit di hati mu
Karena aku sahabat mu
Aku yang dengan tulus mencintaimu

*cerpen ini terinspirasi lagu nya nindy (ato cindy ya aku lupaa >.<) aku sahabat mu yang mencintaimu