Sabtu, 29 Desember 2012

Catatan Perjalanan : Sidrap-Pinrang!



Dua hari kemarin (22-23 Desember 2012) aku dan teman-teman kuliah lagi ada studi lapangan agroklimatologi di kota Sidrap dan Pinrang. Huaaah, capek banget, tapi seruu seruu. Kami berkunjung di 3 lokasi. Di bendungan Benteng dan IP3OPT Pinrang, BPP dan salah satu lahan pertanian di tengah kota Sidrap. Perjalanan Alhamdulillah lancar, walaupun rintik hujan menemani.

Kami nginap di asrama putri SMK pertanian di Sidrap. Seru deh pokoknya. Disana kami juga sempat sharing ama petani, trus diperlihatkan cara nangkep tikus yang merupakan hama utama yang serangannya paling tinggi di kota itu. Sedikit dokumentasi dari kami, langsung dari Pinrang-Sidrap :D



mampir di Barru eeh, nemu pantai ini.. duuh, lupa nama pantainya :D

Lagi mendengarkan penjelasan dari Bapak Ketua, Bendung Benteng, Kab. Pinrang

Mendengar materi dari Bapak Kepala IP3OPT, Kab.Pinrang

Take a picture di depan gerbang asrama SMT Pertanian, Sidrap
 Rombongan Agroteknologi'11-UNHAS, tapi belum masuk semua, maaf, layar nya terbatas euy -,-

 Sidrap kota beras. kereen ^^b




Kamis, 27 Desember 2012

Penasaran ‘Habibie dan Ainun’ >_< !



Baru2 ini film Habibie dan Ainun di putar di bioskop2 secara perdana. Belum sempat nonton T_T soalnya sibuk banget di kampus. mana udah minggu final lagi. Pengen banget nonton film ini. Penasaran pake banget. Dengar soundtracknya aja aku udah pengen nangis :’) apalagi kalo nonton film nya. Nih sepenggal lirik lagu Cinta Sejati OST film ini dinyanyikan sama BCL…

Manakala hati menggeliat mengusik renungan
Mengulang kenangan saat cinta menemui cinta
Suara semalam dan siang seakan berlagu
Dapat aku dengar rindu mu memanggil nama ku
Saat aku tak lagi di sisi mu
Ku tunggu kau di keabadian
Aku tak pernah pergi selalu ada di hati mu
Kau tak pernah jauh selalu ada di dalam hati ku
Sukma ku berteriak
Menegaskan ku cinta padamu
Terima kasih pada Maha Cinta
Menyatukan kita
Saat aku tak lagi di sisi mu
Ku tunggu kau di keabadian
Cinta kita melukiskan sejarah
Menggelar kan cerita penuh suka cita
Sehingga siapa pun yang sentuh pasti tau
Cinta kita sejati

Nah kaaan, galau jadinya :’( sedih banget ni lagu. Apa lagi yang lirik “Saat aku tak lagi di sisi mu Ku tunggu kau di keabadian…” gimana yaa.. bikin hiks hiks :’( jadi penasaran film nya kayak apa. Watching soon >.<

Selasa, 11 Desember 2012

Jadi...?!

Jadi sekarang bagaimana?

Aku masih tidak mengerti, kita kenapa? T____________T tiap hari aku selalu bertanya-tanya, ku kenapa? terlalu takut jari-jari ku mengetik pesan untuk mu, walau itu hanya sekedar bertanya 'apa kabar?' sebagai basa-basi dan aku memang ingin tau kabar mu, atau bertanya to the point 'kau kenapa?'

Semakin hari pertanyaan ku bertambah.. dan terus bertambah... 'apa kita bisa seperti dulu?', 'apa aku ada salah?', 'apa kau marah?', 'kau benci aku?'

tapi itu hanya bisa ku ungkap kan di dalam hati ku saja. aku terlalu takut. kau tau...

aku benci diri ku sendiri! aku sebel sama diri ku sendiri! kenapa aku tidak bisa seperti dulu yang membiarkan semua nya menari indah di atas tangisan ku? yang bisa melupakan memori-memori indah yang sesaat membuat menjadi perih?

Periih sekali rasanya T_______________________T

Kenapa kau membuatkan kenangan indah sebelum kau bersikap begini?

TEGA! :'''''(

Kenapa kau....? Kenapa kau....? Grrrr..... >_<

Tapi, sudahlah... Jika ini yang kau inginkan :')) aku mencoba menjalaninya.......


walau perih...

Bukan Kantong Doraemon!

Sebenarnya ini bukan kantong, tapi sebuah kotak! Kotak ajaib? Bisa dibilang!

Aku punya kotak ajaib yang berisi banyak barang 'rongsokan'. Ku sebut 'rongsokan' karena memang sudah tidak dipakai. Benda2 itu ku kumpulkan atau pun ku dapatkan sudat tidak terpakai lagi. Benda2 nya macam2. Kabel headset yang sudah lepas, stik es krim (catet ya, bukan yang bekas lho -_-), sisir bekas yng sudah patah, tali rafia, jam tangan rusak, dan banyak lagi deh. Nanti ku perlihatkan kalo sempat mampir ke rumah :D

Aku tau, aku ini kuker. Pekerjaan kuker ini sudah ku lakukan sejak aku kecil. Dulu aku malah seneng koleksi kantong plastik unik. Syarat menjadi plastik unik pun malah biasa aja, asal langka. Misalnya ada kantung plastik warna hijau muda, langkah banget nggak tuh. Ya aku koleksi, biarpun itu bekas beli donat sekalipun. Hiyyaah dasar -_-

Eh, tapi kotak ajaib ini udah memperbaiki banyak barang ku lho. Contohnya saja radio ku yang antene nya udah aku patah kan. Bingung banget bagaimana cara memperbaikinya. Pas aku obrak-abrik si kotak eeh dapat kabel dan headset. Entah bagaimana aku punya pemikiran untuk merangkainya dan jadilah, antene radio yang hasilnya... OK BANGET!

kedua kursi ku yang udah lepas tempat kedudukannya. Dapat rafia! Ya udah, aku rangkai lagi, aku ikat lagi, dan tadaaaa.... Berhasil!

Ketiga jam tangan ku. Pengait nya hilang dan membuat ku nggak nyamana pake nya. Inget kotak ajaib! Nemu jam tangan bekas yang pengaitnya masih bagus. hahaha :D

Nah... itu tips dari ku, kalo punya barang bekas jangan cepat2 dibuang. Sediakan saja kotak khusus dan simpan disitu. Kali aja barang2 itu bisa berguna lagi lhoo... ^^

Minggu, 09 Desember 2012

Nyesek Banget Ya Allah T_____T !

2:22 AM

Aku terbangun dan menemukan layar laptop masih bersinar. Ketiduran lagi! gumam ku. Padahal tugas belum selesai. Oke, mari lanjut! Set, set! beberapa menit kemudian selesai.

Niatnya pengen tidur, pengeeeen banget. Mataku daritadi teriak-teriak "Hey, ayo istirahatkan akuu!"

Kenapa pula aku harus melihat sebuah modem. Aku pun berniat Online malam ini juga. Set, set! Akhirnya, aku buka social network ku. Agaknya aku sedikit kepo deh. Kursor ku arahkan terus ke halaman berikutnya... berikutnya... berikutnya...

"Astaghfirullah!" Namanya disitu. Di beranda ku. Dia ditandai sebuah FOTO! FOTO itu.... FOTO itu! M-E-N-Y-E-S-A-K-K-A-N-! Menyesakkan sekali Ya Allah T_______________________T

Kenapa aku harus online malam2 begini T_____T Z mau tiduuur sajaa...

Kenapa aku harus melihatnya T________T

Z tidak mau kepo lagi Ya Allah T_____________________________________________T

Itu Menyesakkan ku (LAGI)!

*Sabar yaa...Sabar! Istighfar! :'(

Sabtu, 24 November 2012

Tanah Surga................ Katanyaa!

Aku juga bingung, haruskah aku menontonnya lagi? Aku sudah sangat sangat mengantuk! sedangkan film itu akan tayang di TV satu jam lagi. haruskah aku menontonnnya?

Ya! Aku ingin menontonnya sekali lagi. Apa kau juga menontonnya lagi?

Film ini. Awalnya aku mengira film bergenre 'religi'. Melihat judulnya 'Tanah Surga'. Aku juga mengungkapkan ini pada mu kan?! :)

Film ini. Lucu, membuat ku sakit perut karena menahan tawa. Aku tidak ingin tertawa di dekat mu saat itu :D

Film ini. Menceritakan tentang seorang anak yang bersifat nasionalis. Dia sangat setia dengan Tanah Air. Aku suka sekali puisi yang ia bacakan saat penyambutan pejabat yang datang ke sekolahnya:

Bukan lautan hanya kolam susu .. katanya.
Tapi kata kakekku, hanya orang-orang kaya yang bisa minum susu.
 

Kail dan jala cukup menghidupimu, tiada badai tiada topan kau temui .. katanya.
Tapi kata kakekku, ikannya diambil nelayan-nelayan asing.
 

Ikan dan udang datang menghampirimu .. katanya.
Tapi kata kakekku, ssstt.. ada udang di balik batu.
 

Orang bilang tanah kita tanah surga .. katanya.
Tapi kata dokter intel, yang punya surga cuma pejabat-pejabat.
 

Tongkat kayu dan batu jadi tanaman .. katanya.
Tapi kata dokter intel, kayu-kayu kita dijual ke negara tetangga.
 

Orang bilang tanah kita tanah surga, tongkat kayu dan batu jadi tanaman .. katanya.
Tapi kata kakekku, belum semua rakyatnya sejahtera, banyak pejabat yg menjual kayu dan batu untuk membangun surganya sendiri.


Hehehe, keren kan?! Aku suka! hmm, aku juga suka kau tertawa begitu lepas :D eeh apa ini -_-

Oh yaa, tentang film ini, rasanya benar juga. Tanah kita, katanya tanah surga, karena keindahannya, karena kekayaannya, benar-benar membayangkannya saja membuat bangga sebagai seorang yang terlahir di bumi pertiwi ini. tapi, di judul nya ada ".........katanya". Jadi, pernyataannya masih dipertanyakan. Katanyaaa... Katanyaaa... Orang bilang sih..... Hmm, mungkin seperti itu. Aku juga berpikir, iya ya, kok bisa?  Kita kaya kan, tapi kenapa kita hanya terlihat 'seakan-akan' kaya?! Duuh, ini kan gawat!

Bisakah kita menjadikan Tanah kita 'benar-benar' tanah surga? Setidaknya tanah surga bagi 'penduduknya'..

Pasti bisa! . . . . . . . . .  . . . .  . . . . . . .  Katanya. . .

Aaaaaah, pasti bisa! Bisa! Bisa!

Jumat, 26 Oktober 2012

Kurban, Pendekatan Diri kepadaNya!

Ibadah kurban memiliki sejarah yang begitu panjang. Allah SWT telah memerintahkan ibadah kurban kepada umat manusia, sejak zaman Nabi Adam AS. Perintah kurban mulai diperintahkan kepada dua putra Nabi Adam AS, yakni Habil yang berprofesi sebagai petani dan Qabil seorang peternak. Keduanya diminta untuk berkurban dengan harta terbaik yang mereka miliki.

Peristiwa kurban dua anak manusia itu dikisahkan dalam Alquran surat al-Maaidah ayat 27. Allah SWT berfirman, ''Dan ceritakanlah (Muhammad) kepada mereka kisah kedua putra Adam (Habil dan Qabil) yang sebenarnya, ketika keduanya mempersembahkan kurban, maka diterima dari salah seorang dari mereka berdua (Habil) dan tidak diterima dari yang lain (Qabil). Ia berkata (Qabil): "Aku pasti membunuhmu!". Berkata Habil: "Sesungguhnya Allah hanya menerima (korban) dari orang-orang yang bertakwa.''

Seiring bergulirnya zaman, perintah berkurban juga diterima Nabi Ibrahim AS. Setelah melalui penantian yang begitu lama, Ibrahim akhirnya dikaruniai seorang putra bernama Ismail, dari istrinya bernama Siti Hajar. Ia pun begitu gembira dan bahagia. Kebahagiaannya memiliki seorang putra, kemudian diuji oleh Allah SWT.

Saat berusia 100 tahun, datanglah sebuah perintah Allah SWT kepadanya melalui sebuah mimpi. ''...Hai anakku, sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu, maka pikirkanlah apa pendapatmu..?'' (QS: as-Saffat:102). Dengan penuh keikhlasan, Ismail pun menjawab, ''...Wahai Ayahku! Lakukanlah apa yang diperintahkan (Allah) kepada mu; insya Allah engkau akan mendapatiku termasuk orang yang sabar.'' (QS:as-Saffat:102).

Kemudian, Nabi Ibrahim AS membawa Ismail ke suatu tempat yang sepi di Mina. Ismail pun mengajukan tiga syarat kepada sang ayah sebelum menyembelihnya. Pertama, sebelum menyembelih hendaknya Nabi Ibrahim AS menajamkan pisaunya. Kedua, ketika disembelih, muka Ismail harus ditutup agar tak timbul rasa ragu dalam hatinya. Ketiga, jika penyembelihan telah selesai, pakaiannya yang berlumur darah dibawa kepada ibunya, sebagai saksi kurban telah dilaksanakan.

''Maka tatkala keduanya telah berserah diri dan Ibrahim membaringkan anaknya atas pelipis(nya), (nyatalah kesabaran keduanya ). Lalu Kami panggil dia, 'Wahai Ibrahim!' sesunggu engkau telah membenarkan mimpi itu...'' (QS: as-Saffat ayat 103-104). Ketika pisau telah diarahkan ke arah leher Ismail, lalu Allah SWT menggantikannya dengan seekor domba yang besar.

''Dan Kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan yang besar.'' Atas pengorbanan Ibrahim AS itu, Allah SWT berfirman, ''Dan Kami abadikan untuk Ibrahim (pujian) di kalangan orang-orang yang datang kemudian. Selamat sejahtera bagi Ibrahim. Sesungguhnya dia termasuk hamba-hamba Kami yang beriman.'' (QS: as-Saffat:108-109).

Ibadah kurban pun menjadi salah satu unsur syariat Islam, yang dilaksanakan oleh umat Muslim yang mampu pada setiap Hari Raya Idul Adha dan tiga hari setelahnya (hari tasyrik), yakni tanggal 10, 11, 12, dan 13 Dzul Hijjah.

Lalu apa makna dari perintah berkurban? Melaksanakan ibadah kurban tidak semata-mata ibadah yang berhubungan dengan Sang Pencipta, namun lebih bermakna sosial. Inti pesan ibadah kurban adalah solidaritas, kepedulian kepada orang yang membutuhkan. Hanya sedikit dari orang banyak yang sadar. Hanya sedikit dari orang yang sadar itu yang mau berjuang. Dan hanya sedikit dari yang berjuang itu yang mau berkurban.

Pengorbanan sesungguhnya bukan hanya harta benda, melainkan juga jiwa, raga, hati dan pikiran yang semata-mata karena Allah. Seorang yang beriman, akan memberikan sesuatu yang paling dicintainya kepada Allah SWT, seperti yang dilakukan Nabi Ibrahim AS.


Source: http://www.majalahpendidikan.com/2011/11/sejarah-dan-makna-berkurban.html


Betul itu. Kurban merupakan ibadah yang dilakukan untuk mendekatkan diri kepadaNya. Selain itu, bisa bermakna sosial karena kita diajarkan untuk peduli dengan sesama utamanya bagi mereka yang membutuhkan. Bentuk pemaknaan kurban itu sendiri mungkin dimulai dari pemahaman kita akan arti berkurban. Yaah, belum punya penghasilan sendiri untuk melakukan kurban, setidaknya kita ngerti dan paham sejarah kurban, tujuan dan fungsinya untuk beribadah kepada Allah. Semoga apa pun yang kita lakukan senantiasa hanya berharap untuk mendapat ridha dariNya. Aamiin!