Senin, 21 Mei 2012

Dia tak sadarkan diri juga!


Gawat! Apa yang harus aku lakukan? Dia tak sadarkan diri sejak 3 tahun yang lalu. Telah berbagai cara aku lakukan, tapi dia tetap mengatup mata. Hei kau, sadarlah! Sudah lama sekali kau tidur! Tak bosankah kau berdiam disana?!

Apa yang harus aku lakukan agar kau sadar? Aku tidak tahu..

Banyak hal telah ku lakukan. Semua demi menyadarkan mu. Aku duduk di samping mu sambil membacakan kisah drama romantis kesukaan mu, tapi kau masih terdiam. Aku menyanyikan lagu kenangan kita, kau masih tenggelam dalam hening. Sadarlah, ku mohon!

Apa yang membuat mu tak juga sadarkan diri sedangkan banyak hal gila telah ku lakukan untuk menyadarkanmu? Apa yang membuat mu betah membiarkan ku memainkan naskah drama yang tak membuat mu bangun dari tidur panjang mu?

Rabb..
Ku mohon sadarkan dia. Bangunkan dia dari tidurnya. Aku tak kuasa melihatnya terbujur kaku di sudut hati ku. Aku ingin dia sadar. Aku ingin dia  tahu.

Rabb.. 
Aku hanya ingin dia sadar, pun ketika dia menjadi amnesia dan tak mengenal ku, itu tidak menjadi masalah. Mungkin hanya secuil sakit yang akan aku rasakan, yang lama-kelamaan (mungkin) akan berlalu jua.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar