Untuk mereka berdua, ayah ibu, aku memberi sebuah kue tart. Kado ulang tahun dari ku.
Mungkin juga tanda terima kasih, tanda sayang, tanda cinta, karena sejuta cinta
ku selalu untuk mereka :*
Di hari special itu, aku ingin mereka merasakan betapa berharganya
mereka di dalam hidup ku. Namun, mungkin sebuah tart moccachino dan blackforest
itu hanya melambangkan atau hanya sebagai tanda aku sayang mereka, aku cinta
mereka, aku berterima kasih kepada mereka. Sesungguhnya, sebuah tart moccachino
dan blackforest itu tidak bisa menandingi bahkan membalas semua cinta dan kasih
sayang mereka kepada ku, kepada anak mereka. Semahal-mahalnya tart itu,
sebanyak-banyak rupiah yang ku kumpulkan untuk membeli tart itu, tidak akan
sebanding dengan cintanya, kasihnya, dan sayang nya. Sekalipun jika tart itu berlapis berlian dan Kristal
termahal di dunia.
Lain lagi untuk anak kedua mereka. Dia ku berikan sekotak coklat. Walau
terkesan biasa saja, tapi kau harus tahu, aku membelinya dengan rupiah dan rasa
cinta. Ya ya ya, aku lebay. Oke. Tapi aku serius. Aaah, kau itu manis tau,
seperti coklat itu. Semua orang suka coklat. Begitupun kau. Semua orang suka
padamu. Termasuk aku. Nyebelin iya, tapi aku tau kau hanya ingin membuat ku tertawa
walau itu hanya membuat mu tampak bodoh ketika melakukannya.
Buku yang ingin aku berikan untuk kalian, sahabat ku daan… seseorang
yang aku sukai, ehm, sayangi mungkin. Hadiah untuk ulang tahun kalian, buku!
Buku itu bisa kalian gunakan untuk menulis kata, angka, kalimat, motion yang
kalian sukai. Aku ingin di dalam buku itu tertulis nama ku sebagai pewarna
hari-hari kalian, kehidupan kalian. Rangkailah cerita kalian di buku itu.
Dengan orang-orang yang kalian sayangi. Khususnya buat kau! Melihat mu, membuat
ku merasa kau tidak pernah serius. Tapi merasakan dan menyayangi mu, membuat ku
yakin kalau aku benar-benar membutuhkan mu di hari-hari ku. Kedengarannya lucu.
Aah, sudahlah. Isi saja lembaran-lembaran buku itu dengan tulisan tangan mu
sendiri. Ku harap di setiap lembaran mu, bahkan kalau bisa di setiap baris buku
itu ada nama ku :’)
Cinta dan kasih sayang kalian, orang-orang yang aku sayangi, tidak lah
bisa ditandingi dengan sebuah tart, blackforest, sekotak coklat, dan buku.
Begitu bodohnya aku yang tidak berani mengatakan aku sayang kalian, biarlah aku
menyatakannya dengan tart, blackforest, coklat, dan buku. Walau itu belum cukup
sebenarnya…
Tidak ada komentar:
Posting Komentar