Selasa, 02 Oktober 2012

Tak cukup dengan sebuah tart, coklat dan buku!



Untuk mereka berdua, ayah ibu, aku  memberi  sebuah kue tart. Kado ulang tahun dari ku. Mungkin juga tanda terima kasih, tanda sayang, tanda cinta, karena sejuta cinta ku selalu untuk mereka :*

Di hari special itu, aku ingin mereka merasakan betapa berharganya mereka di dalam hidup ku. Namun, mungkin sebuah tart moccachino dan blackforest itu hanya melambangkan atau hanya sebagai tanda aku sayang mereka, aku cinta mereka, aku berterima kasih kepada mereka. Sesungguhnya, sebuah tart moccachino dan blackforest itu tidak bisa menandingi bahkan membalas semua cinta dan kasih sayang mereka kepada ku, kepada anak mereka. Semahal-mahalnya tart itu, sebanyak-banyak rupiah yang ku kumpulkan untuk membeli tart itu, tidak akan sebanding dengan cintanya, kasihnya, dan sayang nya. Sekalipun  jika tart itu berlapis berlian dan Kristal termahal di dunia.

Lain lagi untuk anak kedua mereka. Dia ku berikan sekotak coklat. Walau terkesan biasa saja, tapi kau harus  tahu, aku membelinya dengan rupiah dan rasa cinta. Ya ya ya, aku lebay. Oke. Tapi aku serius. Aaah, kau itu manis tau, seperti coklat itu. Semua orang suka coklat. Begitupun kau. Semua orang suka padamu. Termasuk aku. Nyebelin iya, tapi aku tau kau hanya ingin membuat ku tertawa walau itu hanya membuat mu tampak bodoh ketika melakukannya.

Buku yang ingin aku berikan untuk kalian, sahabat ku daan… seseorang yang aku sukai, ehm, sayangi mungkin. Hadiah untuk ulang tahun kalian, buku! Buku itu bisa kalian gunakan untuk menulis kata, angka, kalimat, motion yang kalian sukai. Aku ingin di dalam buku itu tertulis nama ku sebagai pewarna hari-hari kalian, kehidupan kalian. Rangkailah cerita kalian di buku itu. Dengan orang-orang yang kalian sayangi. Khususnya buat kau! Melihat mu, membuat ku merasa kau tidak pernah serius. Tapi merasakan dan menyayangi mu, membuat ku yakin kalau aku benar-benar membutuhkan mu di hari-hari ku. Kedengarannya lucu. Aah, sudahlah. Isi saja lembaran-lembaran buku itu dengan tulisan tangan mu sendiri. Ku harap di setiap lembaran mu, bahkan kalau bisa di setiap baris buku itu ada nama ku :’)

Cinta dan kasih sayang kalian, orang-orang yang aku sayangi, tidak lah bisa ditandingi dengan sebuah tart, blackforest, sekotak coklat, dan buku. Begitu bodohnya aku yang tidak berani mengatakan aku sayang kalian, biarlah aku menyatakannya dengan tart, blackforest, coklat, dan buku. Walau itu belum cukup sebenarnya…

Tidak ada komentar:

Posting Komentar