Menurut Kamus
Ilmiah Populer:
Solid:
berisi; padat; mempat; kukuh; teguh;erat; tidak cair.
Solidarisme:
ajaran yang menekankan sikap solider.
Solidaritas:
kesetiakawanan; perasaan sepenanggungan.
Solider: setia kawan.
Soliditas:
kesolidanan; kepadatan; kekukuhan; keteguhan.
Jelas sekali kalau
ikatan solid itu kuat! Tapi.. apa benar ada kata ‘solid’ itu di dunia inii?
Tentu saja ada! Ingat pelajaran kimia di SMA?
Solid menandakan suatu
padatan dari sebuah unsur. Hmm.. tapi
bukan itu maksud ku. Aku membicarakan ‘solid’ dalam artian
lain. Solid seperti yang dibicarakan si kamus ilmiah tadi. Berasa ingin
mencibir saja mendengar kata itu.
Memang, dalam suatu komunitas akan tercipta kata solid
dengan sendirinya. Mungkin karena adanya kesamaan antar mereka di komunitas
itu. adanya suatu pemikiran yang sebenarnya berbeda-beda tapi memiliki tujuan
yang sama. Apakah mungkin dalam solidaritas itu ada yang menjadi ‘solo’ atau solo
carreer atau kerennya solkar?
Aku sedikit heran
saja. Ironis,
ketika melihat kata-kata berikutnya di kamus setelah kata solid.
Solipsisme: anggapan bahwa aku
sendirilah yang ada.
Solis: pembawa solo; penyanyi
tunggal.
Solisit: pembawa solo; penyanyi
tunggal.
Begitulah.
Kata-kata itu mungkin bisa mengartikan tentang sendiri atau seorang diri. Kata
yang bisa saja muncul karena banyak hal dalam suatu komunitas. Keterpaksaan,
ketidaksukaan, ketidaksatuanpemikiran #ini apaan ya?!, dan ketidaksolidan itu sendiri. Biasanya si solkar adalah seorang
yang.... apa ya.... mungkin kau tau sendiri. Atau mungkin aku bisa menyebutnya
EG**S! Apapun itu lah. Aku tidak peduli. Yang aku peduli, mengapa solid adalah
hal yang sangat langka aku temui? Dimana saja... aku jadi berpikir itu hanya
OM*NG K*S*NG! Aaah, tidak ada itu kata begitu-begituan...
Yaaaah, semoga
suatu saat aku menemukan keadaan yang dinamakan SOLID SEJATI. #emang ada?! Aku
tidak yakin sih sebenarnya. hmm..