Minggu, 19 Agustus 2012

Sekali Saja!



Iyya, kapan?? Kapan?? Aku tidak berharap jawabannya kapan-kapan. Aku ingin jawabannya segera. Se-ge-ra! Aku penasaran kapan datang nya ‘sehari’  itu?

Dua bulan. Itu enam puluh hari. Itu seratus empat puluh empat jam. Waktu yang sangat memungkinkan bertemu, karena  kami telah  menginjak kota yang sama. Tidak terpisah laut lagi. Sangat memungkinkan kan untuk melihatnya, walaupun hanya sepintas. Kenapa malah mereka yang mungkin tidak menginginkan pertemuan dengannya memiliki kesempatan itu. apa mungkin aku tidak boleh memiliki keinginan bertemu?

Tolong lah Rabb.. T_____________________T

Aku tau, ini hanya keinginan ku sendiri. Di pihaknya? Mungkin tidak seperti yang ku inginkan.
Sekali saja, beri kesempatan Rabb.. walaupun sehari itu mewakili 6 bulan atau satu semester kemarin. 

Walaupun sekali itu mewakili berjuta kali harapan untuk ketemu. Sekaliiii saja.. sebelum aku kembali menanti pertemuan selanjutnya selama berbulan-bulan. Entah kenapa mendengar ‘berbulan-bulan’ membuat ku  menelan ludah. Glek!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar